Bahaya Vapor Rokok Electrik bagi diri dan Lingkungan

Bahaya Vapor Rokok Electrik bagi diri dan lingkungan



Banyak yang bilang vapor atau yang sering di kenal rokok elektrik dapat membantu para pecandu rokok tembakau berhenti dari kebiasaan buruk tersebut. Tapi ternyata nggak sama sekali loh !

Cairan vapor liquid vapor ini berbahan dasar propylene glycol  yang berfungsi memproduksi uap air. Efek dari menghirup propylene glycol  ini ialah iritasi saluran pernafasan bagi yang aktif menggunakan vapor.

Selain itu, ada kandungan nikotin yang di temukan pada vapor. Yakni, 0-100 mg/ml dalam satu rokok elektrik. Komponen lain adalah tobacco-specific nitrosamine (TSNA). Makin tinggi kadar nikotin, makin tinggi pula kadar TSNA. Selain TSNA, ditemukan juga kandungan senyawa logam seperti kromium, nikel, dan timah.

Para vapor pasif juga ternyata kena efeknya loh. Bisa membuat sesak nafas, sakit mata, menurunnya kualitas fisik untuk mermain contohnyan bermain bola. Dan yang lainya adalah Paru-paru, Hati, Laring dan Jantung.

Paru-paru
Salah satu daya tarik Vaping adalah uap yang bisa di kreasikan memnjadi berbagai bentuk. Yaa, vape nggak menghasilkan asap seperti rokok biasa pada umumnya, namun uap, padahal, kandungan propylene glycol  yang ada di dalam uap yang di hasilkan dapat memicu alergi baggi yang tidak cocok. Dampaknya bakal makin parah bila dihirup perokok pasif. Efek terhadap orang lain tetap ada mengingat vape ini juga menghasilkan emisi partikel halus nikotin dan zat berbahaya lain ke udara di ruang tertutup

Hati
Kandungan toksin yang terdapat pada asap vape ternyata bisa menyembabkan kangker hati loh !. sebab, uap air liquid yang kandungan rokok elektronik benar-benar masuk kesaluran pernafasan tanpa filter apapun. Seperti yang diketahui , hati memiliki fungsi untuk menetralisir racun-racun yang masuk kedalam tubuh. Bila kebiasaan vaping dilakukan secara terus menerus, mengakibatkan kinerja hati makin berat efek jangka panjangnya, Kangker.

Laring
Rokok elektrik ternyata mengandung kadar nikotin yang enggak kalah berbahaya dibandingkan rokok biasa. As we know,  zat tersebut dapat menimbulkan efek samping mengerikan terhadap tenggorokan. Jika dikonsumsi dalam waktu panjang. Akan mengakibatkan kangker, bahkan, tenggorokan bisa berlubang. Serem yah !

Jantung
Uap dari vaping memiliki partikel kecil yang mampu menyusup kealiran darah. Pengendapan karbon doiksida dari uap tersebut bisa membentuk starch. Gumpalan tersebut bisa menghambal peredaran darah. Akibatnya fatal banget. Resiko stroke, kejang, hipotensi dan penyakit jantung bakal mengintai si pengguna.

Fenomena rokok elektrick memang sedang merebak diberbagai kalangan. Termasuk generasi Z. banyak yang mengira jika vaping lebih aman dibandingkan rokok biasa. Padahal,anggapan itu salah besar loh !, bahkan,efek yang ditimbulkan bukan hanya berpengaruh terhadap si pengguna, melainkan orang-orang disekitarnya.

Oke, dan bagi kalian yang masih suka nge-vape mendingan stop mulai sekarang deh. Selain nggak baik bagi tubuh kalian, bagi pengguna pasip bisa membuat orang di sekitar mendapat efek negatife, sudah merugikan diri sendiri tambah lagi merugikan orang lain pula. 


KALTIM POST